in ,

Mengunjungi Museum Macan, Museum Kekinian yang Instagramable Karya Yayoi Kusama

Minggu lalu, tim Fepilo mengunjungi Museum yang baru-baru saja dibuka di Jakarta. Museum tersebut adalah The Museum of Modern Art and Contemporary Art Nusantara, atau familiar dengan sebutan Museum Macan. Tempat wisata ini sedang banyak diperbincangkan akhir-akhir ini.

Banyak juga para influencer di sosial media yang mengunjungi atau membicarakan tempat ini, sehingga kami tim Fepilo menjadi tertarik untuk mengunjungi Museum Macan. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Museum Macan ini, simaklah tulisan pengalaman kunjungan tim Fepilo sampai akhir.

Pintu masuk utama Museum Macan

Lobby pintu masuk Museum Macan

Museum ini memamerkan  karya Yayoi Kusama seniman wanita asal Jepang. Pameran kali ini, Yayoi Kusama: Life is The Heart of A Rainbow.

Museum ini terletak di Gedung Wisma AKR atau Gallery West Tower Office level M, Jalan Panjang No. 5 Kebun Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Cara menjangkau tempat ini adalah datang ke Gedung AKR lalu masuk ke lift dan naik ke level M. Dinding lift untuk naik ke Museum Macan sudah bernuansa polkadot, yang mana adalah ciri khas dari karya Yayoi Kusama.

Ketika sampai di Level M, mata kami langsung tertuju pada keindahan penataan ruangan dengan bola-bola kuning besar bermotif polkadot. Selain itu, kalian akan disuguhi pemandangan karya seni lainnya yang juga dengan corak-corak polkadot. Serta jendela kaca besar sehingga kita dapat melihat pemandangan kota Jakarta dari dalam museum macan.

Pemandangan depan dan atas dari Museum Macan

Salah satu view pemandangan dari gedung Musuem Macan

Sesuai dengan Namanya, museum ini memamerkan karya seni yang kontemporer. Untuk kalian para pecinta seni dan pemburu spot foto instagramable pasti akan menyukai tempat ini. Museum ini memamerkan karya seni yang indah, serta banyak  karya yang dapat digunakan sebagai spot foto yang instagramable.

Salah satu karya seni lukis yang menarik dari Museum Macan

Intagramable banget kan?

Untuk menikmati karya-karya yang dipamerkan disini kalian harus masuk ke beberapa tempat. Ada dua tempat yang di gedung level M, kemudian untuk menjangkau tempat satunya kalian harus menggunakan eskalator naik yang ada di sana.

Tempat pertama yang kami masuki adalah dimana bola bola kuning besar bermotif polkadot berada. Pada tempat ini dekat dengan jendela besar, sehingga dapat melihat pemandangan di luar Gedung. Banyak pengunjung yang berfoto dengan background bola kuning disini. Lighting di tempat ini sangat bagus karena mendapat cahaya dari luar melalui jendela. Kita tidak boleh terlalu dekat dengan bola kuning disini, saya sempat diperingatkan oleh petugas yang ada disana.

Spot yang unik untuk berfoto dari Museum Macan

Bola kuning besar dan kecil di Museum Macan

Ada satu bola kuning besar yang  didalamnya terdapat ruangan berdinding kaca dengan lampu warna warni berbentuk bulat. Untuk memasukinya pengunjung harus mengantri, dan waktu hanya dibatasi satu menit selama didalam ruangan tersebut. Setelah puas mengambil beberapa foto kita masuk lebih dalam dimana banyak lukisan dan patung karya Yayoi.

Salah satu karya seni lukis di Museum Macan

Salah satu karya lukisan Yayoi Kusama Museum Macan
Salah satu karya seni Yayoi Kusama Museum Macan
Karya seni lukisan hitam putih yang memukau

Salah satu karya seni patung terbaik Museum Macan

Salah satu karya Patungnya
Salah satu karya Patungnya
Seperti patung, tapi lebih menarik!

Saat pertama masuk, kita disuguhi pemandangan seperti taman bola-bola besi. pengunjung tidak boleh menyentuh bola-bola tersebut. Kita boleh berfoto namun tidak boleh terlalu dekat dengan tatanan bola, dan tidak boleh menggunakan flash. Kemudian tim Fepilo berjalan lebih jauh ke dalam untuk melihat karya-karya yang lain. Banyak lukisan dan patung yang dipamerkan. Lukisan dan patung yang dipamerkan disini sebagian besar bermotif polkadot, sesuai dengan ciri khas Yayoi Kusama.

Selain banyak patung dan lukisan, di tempat ini banyak ruangan-ruangan kecil yang cocok untuk dijadikan spot foto. Ada satu ruangan yang berisikan karya dengan rating 18 tahun keatas. Namun di tempat 18 tahun keatas ini kita tidak diperbolehkan mengambil foto. Tentu saja karena karya seni yang dipamerkan di ruangan ini sedikit lebih vulgar dari karya-karya yang lain.

Ada yang tau ini apa?

Setelah puas menikmati karya lukisan, patung, dan memasuki ruangan-ruangan kecil, kami keluar dan menuju tempat selanjutnya.

Kotak Utak Atik terbuat dari kardus

Karya Seni Utak-Atik yang terbaik dari karus, Museum Macan

Tempat kedua tepat berada di sebelah eskalator. Tempat ini bernama Kotak Utak Atik. Ruangan ini adalah ruangan kecil. Ruangan tersebut terdapat karya indah dari kardus yang menempel di dinding dan didalamnya terdapat robot-robot dari kardus, dan sepuluh robot dari kayu yang tersembunyi. Untuk menemukan sepuluh robot kayu kita harus menggunakan senter yang diberikan dari petugas yang ada disana saat kita masuk ke ruangan tersebut. Karya dari kadus tersebut menempel pada seluruh dinding ruangan. Selain karya yang menempel pada dinding, terdapat juga meja dan kursi kecil. Pada dinding dan meja terdapat coretan dengan spidol warna-warni yang dicoret-coret oleh anak kecil. Memang disini anak kecil diperbolehkan mencoret dinding ataupun meja.

Ruangan warna-warni, cerah banget seperti pelangi

Ruangan warna warni idaman? atau Instagramable?

Setelah puas menikmati karya seni dari kardus-kardus, kami menuju tempat ketiga. Tempat ketiga ini harus dijangkau dengan cara naik dengan eskalator. Ketika sampai di atas dengan escalator kita akan mendapatkan ruangan putih dengan furniture interior rumahan. Namun, ruangan putih tersebut dinding dan furniture-furniturnya sudah ditempeli stiker polkadot warna-warni yang diberikan oleh petugas saat kita memasuki ruangan tersebut. Kita bebas menempelkan stiker polkadot tersebut dimana saja. Kita bebas menempelkan di dinding, meja, kursi, almari, bahkan wajah atau pakaian anda. Jadi ruangan putih tersebut banyak sekali tempelan stiker polkadot warna warni yang ditempelkan oleh para pengunjung. Tidak sedikit juga pengunjung yang menempelkan stiker di wajahnya. Tempat ketiga ini penuh warna dan terkesan ceria. Wajar saja bila banyak pengunjung yang mengabadikan momen mereka disini.

Setelah puas, kami turun lagi ke tempat semula, yaitu di level M. Pada level M terdapat biografi singkat Yayoi Kusama. Kami membaca sekilas tentang biografi Yayoi Kusama. Disana diceritakan sejak awal Yayoi menyukai seni, hingga sukses seperti saat ini.

Yayoi Kusama – Museum Macan

Sejak 2009 Yayoi Kusama karya lukisannya telah mencapai 500 lebih.

Museum Macan juga menjual merchandise (seperti kaos, mug, dll.) dari Yayoi dan buku karya-karya Yayoi. Jika kalian kelelahan, lapar, atau haus, di museum macan ini menyediakan tempat makan. Kalian dapat membeli makanan ataupun minuman disana.

Informasi Tiket Masuk Museum Macan

Untuk membeli tiket, kita harus turun dengan eskalator yang ada disana. Berikut ini adalah harga uptodate tiket masuk Musuem Macan 2018:

  • Rp. 100.000 untuk dewasa,
  • Rp. 90.000 untuk pelajar,
  • dan Rp. 80.000 untuk anak-anak.

Selain membeli tiket secara offline, kita juga bisa membeli secara online, dengan  mengunjungi di situs resmi museum macan museummacan.org lalu Anda bisa memesannya secara online.

Museum ini buka hari Selasa sampai dengan Minggu pada jam 10.00 hingga jam 20.00. Museum ini tutup pada hari Senin.

Aturan dan ketentuan ketika memasuki Museum Macan yang harus di patuhi

Setiap tempat disini memiliki peraturan masing-masing. Sebelum kalian berkunjung ke Museum Macan pastikan kalian sudah mengetahu apa saja yang harus di patuhi selama di dalam Museum Macan. Kebanyakan dari peraturannya adalah tidak boleh menyentuh obyek karya seni. Dikutip dari situs resmi Museum Macan berikut ini adalah aturan dan ketentuan yang harus kalian patuhi:

  1. Dilarang menyentuh karya seni apapun dan tempok/dinding selama di dalam museum macan.
  2. Jika ingin berfoto selalu menjaga jarak antara karya seni, biasanya dan instruktornya untuk setiap spot/ruangan yang ada di museum.
  3. Dilarang membawa makanan dan minuman ke dalam area museum.
  4. Dilarang foto menggunakan flash, DSLR, mirrorless atau sejenisnya, diperbolehkan  mengunakan smartphone atau kamera ponsel.
  5. Semua ukuran dengan lebih besar dari 32 x 24 x 15 cm harus di titipkan di tempat penitipan barang.
  6. Tidak boleh menggunakan sepatu roda di dalam area museum
  7. Memasuki area museum sesuai jadwal pada tiket yang telah di beli
  8. Berjalan dengan perlahan dan tidak di perbolahkan untuk berlari
  9. Tidak di perbolehkan melakukan percakapan via telepon saat berada di area museum

Fasilitas Museum Macan

  1. Ruang untuk menyusui
  2. Toilet Difabel
  3. Tempat untuk pertolongan pertama
  4. Tempat untuk penitipan barang
  5. Akses kursi roda
  6. Kafe

Kesimpulan

Secara keseluruhan, untuk harga seratus ribu rupiah cukup memuaskan dengan apa yang kita dapatkan di Museum Macan. Bagi anda yang sangat menyukai seni, terutama seni kontemporer pasti akan sangat menyukai tempat ini.

Untuk para pemburu foto instagramable kalian akan puas karena dapat berfoto layaknya selebgram, karena disini banyak spot foto yang instagramable. Kita dapat berfoto dengan background karya Yayoi Kusama yang sudah diatur dengan aesthetic disini. Akhir-akhir ini juga tempat wisata yang instagramable-lah yang paling banyak diminati oleh pengunjung.

Bagaimana? Apakah anda tertarik mengunjungi Museum Macan yang sedang hits ini? Share di kolom komentar ya.

Written by Fifi Faizun

Insomnia sejak lama, hobby baca webtoon, warna merah adalah kesukaanku. Ingin keliling Indonesia dalam waktu dekat ini.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…